Meski siang datang dengan teriknya, namun semangat Amboeradul Family tak jua berkurang. Apalagi, Warih Bayoung Wewe (Ruang Creatif) dan Nia tak bosan-bosannya untuk memberikan nasihat-nasihatnya. Ya, diterapkanlah semua pengalaman mereka yang didapat ketika aktif berkesenian di Jakarta. Sementara Bunda Rin, menunggui dengan jeli, sembari sesekali melempar ide-ide liarnya.
Di Pojok kanan, teman-teman SwaTantu pun mempersiapkan bentuk panggung yang di inginkan. Gradasi tempat posisi. Acik dan Kenyol mencoba memukul floor tom dan tifa, Rizal meniup seruling dan terompetnya, Yanu mengelap guitar, dan Widayat mengatur volume bass. Sementara mas Farid sibuk ke sana-kemari mengecek segala persiapan yang nanti disajikan. Ah, hidup sedemikian indahnya ketika ide dituangkan dalam sebentuk karya. Tantu...tantu SwaTantu



0 komentar:
Post a Comment