Adakalanya benang kan menjadi kain, lalu kain menjelma sapu tangan, kaos kaki, kemeja, serbet, sarung, serta jarik, menjadi sesuatu yang semula tantu... Ya, tantu SwaTantu.
Pementasan Swatantu di hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2016 di Balai Budaya Rejosari, Kudus, merupakan satu pementasan banyak memberikan kesan atas segala kenangan. Bagaimana tidak, di tanggal itulah Panglima Jenderal kami, yakni Farid Cah Kudus berulangtahun, sekaligus juga ulangtahun sebuah komunitas yang pernah kami berada di dalamnya, tepat sewindu atau delapan tahun. Ya terlepas dari segala apapun, Semua bentuk kenangan adalah hunian abadi di pikir, rasa, dan jiwa. Selamat ulang tahun Sang Jenderal dan juga Komunitas Sang Swara...





Terimakasih Mas Asa Jatmiko, terimakasih Balai Budaya Rejosari Kudus, Terimakasih Jarum Foundation yang senantiasa peduli untuk memberi sajian kesenian di kota Kami



Hidup terus berlanjut, kenangan pun turut
Apapun itu, bungah susah mulur mungkret



Pantai Rhei Kai Ouden Menei

0 komentar:

Post a Comment

 
Top